Tewasnya Panji Sang Penakluk

“Gadis Petualang tu acara baru, acara yang menggantikan Panji. Panji kan sudah mati.”

Sontak saya kaget mendengar kabar itu. Setahu saya, Gadis Petualang adalah acara yang lain. Global TV memang membuat 3 acara yang hampir mirip: Panji Sang Penakluk, Gadis Petualang, dan Steve Ewon Sang Pemburu. Di sebuah angkringan milik teman, salah seorang  teman ada yang  mengangkat obrolan tentang kematian Panji. Awalnya kami hanya mendengar share cerita saja dari seorang kawan juga yangbaru saja berhasil mendaki hingga puncak Gunung Semeru. Kalau tidak salah, dia bercerita tentang pertemuannya dengan tim acara Jejak Petualang. Lebih spesifiknya dia bercerita tentang kekagumannya pada para presenter wanitanya, cantik, badannya bagus, dan menarik. Pembicaraan kami hanya fun saja.

Kami sempat berdebat tentang kematian Panji. Ada yang bilang sudah 1,5 tahun lalu, ada yang bilang beberapa bulan lalu, dan macam-macam. Saya sendiri tak yakin kalau Panji sudah meninggal karena saya masih sering melihat acaranya di TV. “Kuwi ki acarane tayangan ulang,” maksudnya, acara itu adalah tayangan ulang. Hal itu semakin membuat saya penasaran. Saya berpikir, wah saya tidak tahu berita itu. harus update cepat ni….hehee

Akhirnya saya manfaatkan HP untuk mencari kebenaran berita itu di internet. Mesin pencari Google menemukan banyak tulisan tentang itu. beberapa di antaranya berjudul Panji Sang Penakluk Tewas Dicabik Komodo. Tak tahu siapa dan tulisan mana yang pertama kali muncul. Saya ambil salah satu saja. 4 teratas hasil temuan Google membahas tentang itu.

hasil temuan Google

Saya semakin yakin kebenaran berita itu. Apalagi ada tulisan video kematiannya. Hhmm ..penasaran dengan apa penyebabnya, saya baca tulisan itu. Tulisan itu merujuk pada detik.com sebagai sumbernya. Wah, tampaknya memang benar. Tak mungkin media sekelas detik.com menyampaikan berita bohong.

Saya baca dari awal. Di sana si penulis menceritakan bahwa Panji tewas tercabik-cabik komodo saat shooting di Pulau Komodo. Saya bisa merasakan detail tulisan itu bisa menggambarkan kejadian saat itu. Perut Panji terkoyak, tangannya putus, dan akhirnya Panji meninggal karena cakar si komodo menebas leher Panji. Ngeri…!! “Iyaaa, toooo…….aku tuh nggak pernah bohong hahaha,” kata seorang teman dengan candanya yang menggelegar, dan aku pun tertunduk lesu. Ternyata  memang aku sudah ketinggalan berita. Ternyata Panji yang penuh talenta ini pun harus tewas secara mengenaskan.

Tulisan itu baru terbaca setengah, tapi aku sudah percaya dengan berita itu. Saking penasarannya, rasanya ingin membaca tulisan itu sampai habis. Dan rasanya seperti emosi, pengen tertawa, pengen ngakak, pengen mukul orang karena hhhmmm kalo orang Jawa bilang NGGONDHUK. Yah…tahu lah rasanya serba nanggung gitu..hehee. Rasa ini muncul ketika di akhir tulisan saya membaca tulisan di bawah ini.

Ya kira2 demikianlah berita yang gw baca di detik..com dalam mimpi gw waktu ketiduran di depan tv setelah liat aksi panji & komodo di salah satu tv swasta kemarin. Mungkin karena sebel liat aksinya bener2 nggak bermutu, konyol. Mengganggu hewan liar dengan kasar cuma demi kepentingan syuting, apa sih yg mau di tampilkan? Pamer keberanian lawan hewan buas? Apa manfaat yang kami dapat dari tontonan itu? cuma dongkol yg luar biasa sambil mengumpat “tengil banget nih anak, sok jagoan sama binatang”

Untungnya saya baca sampai habis. Ternyata banyak sekali komentar yang mungkin tak membaca sampai habis. Rasanya lucu hhee. Ada yang mengucapkan bela sungkawa, ada yang kaget, ada yang tetap mengutarakan kebenciannya, ada yang marah-marah, dll. Mereka mungkin tak tahu kalau berita yang barusan dibaca adalah tulisan iseng. Bukan HOAX sih…karena si penulis memang menulisnya sebagai ekspresi atas ketidaksukaannya pada Panji. Dia bercerita tentang mimpinya. Bisa dibilang HOAX kalo ternyata memang si penulis tidak benar-benar mimpi seperti itu, kan?

Judul di atas sebenarnya lebih enak dibaca jika Tewasnya Panji Sang Penakluk Ternyata Cuma Mimpi Seseorang hehehee. Barangkali saya harus lebih awas dalam memercayai kabar. Apalagi kabar itu menyangkut seorang publik figur. Pasti beritanya tak hanya diangkat 1-2 kali saja. Saya akan kroscek dulu kebenaran sebuah berita sebelum menyampaikannya lagi ke orang lain. Jika Anda ada yang ikut tertipu karena tulisan ini, saya ucapkan selamat dan terima kasih karena telah menemani saya ikut tertipu. hahahaahahaa. Jika Anda sudah membaca sampai habis, silakan tinggalkan komentar. Kalau Anda ada yang merasa tersindir, jangan emosi ya. hahaha. Salam

About these ads

69 pemikiran pada “Tewasnya Panji Sang Penakluk

    • Syukurlah kalo dirimu baca sampe habis wkwkwk kalo g baca sampe habis ya yg ada malah salah paham hehee inilah kebiasaan orang Indonesia hehe semoga besok-besok akan semakin banyak orang yg membaca sampai habis wkwkwkwk

  1. haduh…sempat terpukul aq dengernya….habisnya aku ngefans abis ama panji…caranya berpetualang cowok abis deh……untung aja baca sampek habis…thanks ya bro

  2. ya….gue juga hampir ks…etipu, dah mewek2 juga..bukan karena nge-fans tapi kesian amat pikir gue…tapi, gue akhirnya ngacak2 oom google cuma buat mastiin ne berita. ternyata cuma mimpi…hehe. good news…………………………………….

  3. Kampret bgd yg bkin tu brita. Ngubek2 detik ga ktmu, ngubek2 google ga tauny mimpi. Ketemu deh tulisan ente yg pnasaran ini. *ngakak

  4. Gw pikir mati bneran tu orang….
    Tengil bgt tau,,, gayanya tu lhooooooo….. Gak bangeeeeetttttttttt……
    Hahahahaha…. Ternyata cuma mimpi sodara sodara….
    Wxwxwxwxwxwxwx…. :D

      • itu ey aya komodo ngegel
        telucu siah itil
        ghghghghghghghghghghhghghgh……………………………hghghghghghghghgh…………………..;aya lele koneng di susukan

    • Dosen ente brarti g dapet informasi dari sumber terpercaya. Pasti bacanya juga g sampe habis tuh dia wkwk…semoga dia bukan dosen komunikasi atopun sastra

  5. Saya jg hampir ketipu… bokap dah ktipu tmen na bokap jg dah ktipu…. untung sy dah mastiinn ternyata mimpi disiang bolong…kkwkwkwkwk

  6. Kirain apaan…. eh tapi jgn langsung percaya sama detik.com berita2nya banyak gak bermutu, gw bingung jga, knpa media seperti itu bisa ada, mestinya langsung ditutup tuh

  7. sebenarny dy emg mati.. berita tipuan itu sengaja disebarkan untuk menutupi kebenaran sesungguhny.. mengalihkan persepsi masa agar berpikir berita itu bohong belaka..
    dasar media tidak tahu diri!
    seperti itukah bentuk tanggungjawab kalian?!!!!

    • Apakah iya? maaf, bolehkan saya tahu di mana saya bisa mendapatkan berita yang sebenarnya? atau bisakah saya tahu, dari mana Anda mendapat informasi ini? maaf, saya benar2 ingin tahu :)

  8. hahahahha aku kaget bgt,,mama ku crta ttg ini,truss krna penasaran,,,aku buka dehh crta ini,,,,untungggg aku bca sampe habis…rupanyaaaaa jikalau mimpi toh,hahahhah

  9. waduh,gua disini ketinggalan berita! meski ini ga bener-bener terjadi,tapi karangannya oke tuh,gua nyaris percaya,hahaha

  10. Inilah negara kita,bnyk yg suka berbuat macam itu,dr rakyat jelata sampai pemimpinnya…acara panji khan cma hiburan,klo gak suka jgn di tonton!!

  11. hampir ketipu tntang tewasnya panji,karena di sekolah saya , swaktu pelajaran IPS , waktu baca buku tentang , ” Penjelajahan ” Tiba” tmen kelas nanya ” Bu Kaya Panji ya ? ” sehabis itu guru jawab ” panji sudah tewas di patok ular (Masa Tewas di patok ular,mnurut saya) ” , lalu langsung plg sekolah , keesokan hari nya baru cari tntang tewasnya panji,tp makasih ya Sob,kirain mati beneran -.-”

  12. Wehh … dikabari panji mati … langsung googling … ternyata … orang yg ingin tenar jg … sah saja … yg penting panji maafin … aku sih ketipu… wkwk …

  13. “hanya mimpi” tu cuma bentuk alibinya media . searching di websearch manapun juga ga bakalan ketemu . orang uda di bayar buat menghapus smua berita tentang meninggalnya panji . jahat banget !!!

  14. heedeeeh..saya ketipu berita tentang kematian panji. untung saya baca postingan berita ini sampai habis, adik2 saya yang masih ingusan pada ketipu, soalnya mereka orang yang pertama kali ngasih info ke saya tentang berita panji di cabik komodo. eh tau2nya cuman mimpi. talenta “nipu” penulisnya level atas. he

  15. Aku ga percaya sedikitpun kalo Panji bisa megang komodo…aku aja asli sana (pulau komodo), ga berani ganggu, paling liat aja kalo dia lewat atau pas dia tidur di tanah merah…jangan boongin pemirsa coy…kalopun tewas diterkam komodo, aku ga heran…..

  16. Klo gue yg gue sesalkan mengapa si panji Sebagai public figur , Itu tidak menjelaskan kepada public ,klo meninggal manager artist Nya menjelaskan meninggal kenapa, kalaupun masih hidup sekarang dimana? kenapa petualangan panji langsung hilang tanpa penjelasannya Supaya tidak simpang siur, Krn semua manusia juga Akan Mati, Jadi ada penjelasannya dan tidak membuat masyarakat bertanya-Tanya, kok malah dijadikan ikon promosi /barang dagangan

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s